Breaking

Post Top Ad

Your Ad Spot

29 September 2019

Tradisi Unik Pembersihan Gadis Perawan Suku Malawi

Referensi pihak ketiga

Di tengah tengah zaman yang se-canggih dan semodern ini, ternyata masih ada suku suku di dunia ini yang masih  mempertahankan budaya primitif yang kadang cenderung ekstrem.  Salah satunya adalah tradisi Suku di kawasan Afrika yakni suku Malawi yang sangat terkenal dengan ritual pembersihan wanita-wanita yang masih perawan.

Ketika seorang gadis suku Malawi sudah memasuki masa pubertas atau ketika datang haid pertama, orang tua dari anak gadis tersebut akan mengeluarkan uang yang tidak sedikit untuk menyewa seorang pria untuk memerawani anak gadis tersebut.
Hyena adalah julukan untuk pria sewaan dalam ritual aneh  tersebut.
Sosok Hyena ini dikenal sebagai pria sejati, memiliki perut buncit dan tentunya jago dalam urusan ranjang.

Uniknya, tradisi Suku Malawi di Afrika Tengah ini bukanlah suatu bentuk pemerkosaan bagi orang orang disana.
Tujuan dari ritual ini adalah untuk mengusir roh jahat, menghilangkan kutukan, dan penyakit. Para orang tua juga sangat percaya kalau anaknya yang sudah ditiduri oleh sang Hyena, ketika ia berumah tangga nanti akan diberikan kemakmuran oleh para dewa-dewa.
Kewajiban para orang tua gadis gadis perawan suku Malawi selain membayar sekitar 4 sampai 7 dollar kepada Hyena, anak mereka pun akan dibiarkan  menginap (bersama Hyena) selama beberapa hari sampai dipastikan tubuhnya sudah benar-benar bersih.

Selain gadis perawan, tradisi pembersihan ini juga berlaku untuk para janda yang baru saja ditinggal mati oleh suaminya,
Setelah jasad sang suami dikubur, wanita janda ini selanjutnya akan melalui tahap pembersihan oleh Hyena, agar tubuhnya kembali suci dan layak untuk dinikahi kembali oleh pria-pria lain di sukunya tersebut.

Tradisi aneh sekaligus ekstrem ini sampai sekarang masih bisa kita temui.
Pada kenyataannya, para wanita suku ini mengaku terpaksa melakukan ritual tersebut. Tetapi mereka tidak berdaya untuk menghindarinya.
Para wanita ini umumnya diliputi perasaan takut kalau tidak sampai menjalankan tradisi ini, mereka sendirilah atau keluarganya nanti akan menanggung kutukan maupun wabah penyakit mengerikan.


source:boombastis.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Komentar di sini

Post Top Ad

Your Ad Spot

Pages