![]() |
| Referensi Pihak Ketiga |
Terkadang, mungkin kamu lupa bertanya kenapa, ketika cinta itu tumbuh dan menguasai naluri. Sehingga di saat cinta itu memudar, kamu kesulitan mencari alasan untuk menjelaskannya, lalu berbalik dan menjadikan diri sendiri sasaran amarah, penyesalan, dan kebencian.
Cinta bukanlah emosi yang bisa dipalsukan. Jika rasa cinta-nya untuk kamu sudah memudar dan tidak bisa dikembalikan lagi, maka tidak ada gunanya memaksakan hati untuk mempertahankannya.
Sekeras apa pun kamu berusaha, keadaan tidak akan kembali seperti semula.
Jadi, entah seberapa dalam rasa sakit yang kamu tanggung, ada baiknya ikhlas-kan saja.... Biarkan dia pergi dan berlalu.
Mungkin tidak semudah membalik telapak tangan, tetapi ini cara terbaik daripada membiarkan dirimu terus berkubang dalam keterpurukkan.
Cinta memang datang dan pergi, dan itu sudah seharusnya terjadi. Namun pribadimu akan tetap bersamamu.
Begitu juga perasaan memang sesuatu yang sulit dipegang, tetapi kamu lah yang berkuasa mutlak untuk mengendalikan dirimu sendiri.
Yakinkan hatimu bahwa kamu itu sesuatu yang penting dan istimewa, dan ada seseorang yang lebih baik sementara menunggu-mu di luar sana.
Kembalilah tersenyum.! Percayalah, ada miliaran manusia di muka bumi ini, dan pasti salah satu di antaranya merupakan seseorang yang sudah dipersiapkan khusus untukmu. Seseorang dengan cintanya yang tak akan pernah pudar tergerus arus waktu.
©2018 Elangmutis.com


Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Komentar di sini