![]() |
| Foto by Pinterest |
"Tidak ada yang lebih menakjubkan daripada ketika menemukan persahabatan dan cinta dalam diri satu orang"
Meski demikian, ironi kehidupan adakalanya merubah arah ekspektasi kita sehingga tak selalu berbanding lurus dengan realitas.
Sebagian beruntung, menikah sesuai, atau bahkan lebih cepat dari target impiannya. Sebagian lainnya malah menunggu bertahun tahun sampai terkadang melampaui batas usia senja.
Menikah lambat atau cepat, tidak menjadi masalah. Karena yang terpenting dari hal menikah adalah seberapa bertahan kamu dalam mengarungi bahtera rumah tangga tersebut.
Menikah merupakan pintu masuk dari suatu babak baru dalam hidup. Maka, dibutuhkan persiapan mental dan planning yang betul betul matang. Tak terkecuali seseorang yang padanya kamu jatuhkan pilihan sebagai pendamping hidup yang nantinya bisa menjadi teman dalam keadaan lapar atau kenyang, sakit atau sehat, menangis dan tertawa, melarat atau makmur, dan dalam berbagai dinamika kehidupan lainnya.
Logis jika kamu berjuang mati matian mencari yang terbaik. Sebab, kamu bukan hanya memilih orang yang akan bersamamu menghabiskan sisa hidup, namun juga orang yang akan merawat, menyayangi, dan membangun sebuah keluarga bersamamu.
Semua orang tentu menginginkan pernikahan yang langgeng, setidaknya sampai maut memisahkan tentunya. Akan tetapi tidak sedikit rumah tangga yang justru gagal dan kandas di tengah jalan.
Umumnya, hanya sedikit dari mereka yang gagal tersebut disebabkan oleh persiapan mental dan perencanaan yang kurang matang. Selebihnya dikarenakan kesalahan saat memilih pasangan hidup.
Banyak orang yang keliru atau bahkan salah menentukan pilihan pasangan hidup didasari oleh beragam alasan. Ada yang buru buru menikah hanya karena dikejar kejar usia. Ada yang kepincut menikah disebabkan sudah terlanjur dibutakan cinta tanpa berdasar. Sementara yang lainnya kebut menikah hanya karena takut pasangannya yang rupawan atau berlimpah materi itu ditikung orang lain.
Sayangnya, karena alasan alasan semu itu, mereka tidak sempat melihat latar belakang, karakter, jiwa, kekurangan, serta keburukan terburuk pasangannya.
Karena itu, agar tidak sampai salah memilih yang konsekuensinya menanggung penyesalan seumur hidup,ada baiknya menikahi teman sendiri.
Mungkin ide ini sedikit terdengar aneh bagi sebagian orang. Memang, memulai transisi dari zona teman memasuki zona asmara tentu mendebarkan, canggung dan terasa asing pada awalnya. Namun lambat laun rasa kaku itu akan berangsur angsur hilang dan kualitas hubungan kamu semakin bertambah hebat.
Menikah dengan teman terbaik sendiri adalah pilihan terbaik dan sangat menguntungkan. Beberapa sisi baik dari menikahi teman sendiri bisa sangat membantu rumah tangga kamu terhindar dari konflik berkepanjangan.
Faktanya adalah bahwa ___sahabat kamu yang paling memahami kebiasaan baik burukmu, sehingga kamu bisa menjadi diri sendiri dan tidak perlu bersusah payah merubah sikap untuk beradaptasi dengan orang baru.
Menikahi teman sendiri, bisa jadi semakin kecil kemungkinan terjadi pertengkaran menyangkut masa lalu. Karena sahabat mengenal pasti kamu lebih dari siapa pun. Dia yang paling tahu kisah hubungan kamu di masa lalu, begitu pula sebaliknya. Dan masih banyak lagi keuntungan lain apabila kamu menikahi teman sendiri.
Rumah tangga yang awet dan harmonis, tidak dapat didefinisikan dari seberapa banyak materi yang kita punya, atau pun komitmen awal yang berapi api dari kedua belah pihak.
Banyak fakta yang membuktikan jikalau materi dan komitmen tidak dapat menyelamatkan beberapa rumah tangga dari perceraian. Bisa jadi ketidakcocokkan dalam berkomunikasi adalah salah satu penyebabnya.
Jadi, menghabiskan sisa hidup bersama orang yang telah melihat kamu dalam kondisi terbaik dan terburuk, serta mengenal kamu luar dalam merupakan pilihan yang sangat tepat.
Banyak fakta yang membuktikan jikalau materi dan komitmen tidak dapat menyelamatkan beberapa rumah tangga dari perceraian. Bisa jadi ketidakcocokkan dalam berkomunikasi adalah salah satu penyebabnya.
Jadi, menghabiskan sisa hidup bersama orang yang telah melihat kamu dalam kondisi terbaik dan terburuk, serta mengenal kamu luar dalam merupakan pilihan yang sangat tepat.
Just believe it.!
©Elang Mutis 2019


Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Komentar di sini