Pernahkah kamu menonton film V for Vendetta?, yang mana dari awal hingga akhir film, tokoh utama dalam film tersebut tidak pernah kelihatan wajah aslinya karena tertutup topeng.
Jika kamu penonton film yang cerdas, kamu bakal mengetahui wajah asli V di balik topeng yang nampak selalu "tersenyum" itu, yakni masa lalu yang begitu pahit dan mengerikan.
Seperti halnya V, tuntutan hidup yang begitu tinggi di zaman sekarang, pergaulan bebas tanpa batas di tengah tengah budaya ketimuran yang masih begitu masif, serta kebiasaan membanding bandingan dalam bersosialisasi yang terbilang ekstrem, memaksa banyak manusia modern menyembunyikan rasa malu, ketakutan, kesedihan, depresi, amarah, kebencian, dan bahkan dendam di balik topeng senyum ceria.
Beberapa orang menjadi manusia palsu hanya karena ingin mendapatkan cinta yang layak, pengakuan, dan sanjungan, dengan berusaha menyembunyikan kekurangan, keburukan, serta pengalaman pahit masa lalunya di balik topeng. Berpura pura ceria, tampil begitu percaya diri, seakan akan dia memiliki segala sesuatu yang dibutuhkan pasangannya.
Di media sosial, sering kali saya melihat beberapa orang palsu memosting foto selfie dengan mimik senyum menawan serta dibumbui caption "be your self, atau kutipan ayat kitab suci, dan kata kata motivasi ".
Padahal kemungkinannya, kata kata bijak tersebut ditujukan untuk dirinya sendiri. Karena bisa jadi, senyuman dan kata kata bijak itu hanyalah topeng untuk menutupi realitas yang begitu menyedihkan, memalukan, menakutkan, dari kehidupan masa lalu dan atau yang sementara dijalaninya.
Pertanyaannya, sampai kapan kamu akan menyembunyikan realitas jati dirimu, dan terus berlari menghindari kenyataan?
Di akhir kisah film, V mati terbunuh oleh masa lalunya sendiri, oleh dendam, amarah dan semua hal buruk yang tersembunyi di balik topeng itu.
Jadi, berhentilah berpura pura!
Terus menyembunyikan diri di balik topeng hanya akan membuat kamu kehilangan banyak kesempatan, dan melewatkan banyak hal baik dalam kehidupan-mu.
Belajarlah untuk betul betul menjadi diri sendiri. Jangan takut terhadap reaksi dunia, dan jangan hidup berdasarkan komentar orang lain. Sebab nilai dirimu tidak ditentukan oleh apa yang orang lain lihat dan pikirkan.
Memakai topeng setiap hari akan membuat kamu merasakan kematian yang tidak mematikan.
Karena itu, lepaskan topeng yang kamu kenakan itu, yang sejatinya mempengaruhi cara kamu melihat dunia dan orang orang di sekelilingmu.
Kebebasan hakiki adalah ketika menjadi diri sendiri.
©2019 Elang Mutis


Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Komentar di sini