Cimon dan Pero : tallengstore
Lukisan ini adalah salah satu lukisan termahal di Eropa, selain lukisan Monalisa.
Setelah melihat foto ini, mungkin di benak kamu terbesit pikiran negatif. Tetapi setelah mengetahui kisah di balik foto ini, bisa jadi, kamu akan meneteskan air mata.
Konon, di salah satu negara Eropa, seorang lelaki tua dijatuhi hukuman mati dengan cara tidak diberi makan dan minum, atau dengan kata lain dibiarkan kelaparan sampai mati di dalam penjara.
Hukuman serupa itu akan membuat pria tua tersebut mati secara perlahan lahan.
Ketika di penjara, putri dari pria tua ini memohon kepada kaisar untuk bertemu ayahnya setiap hari sampai kematiannya.
Kaisar pun memberikan izin.
Namun, ia tidak mungkin mengubah fakta dan hanya bisa melihat ayahnya sampai menghembuskan napas terakhirnya.
Sebab petugas penjara kala itu sangat ketat memeriksa putri lelaki tua itu, sehingga dia tidak bisa membawa barang apa pun kepada ayahnya, termasuk makanan dan minuman.
Sebagai anak satu satunya, ia tidak tega melihat kondisi ayahnya seperti itu!
Pada hari kunjungan berikutnya, ia menatap ayahnya dengan mata ibu yang penuh perhatian dan belas kasih. Pada titik itulah timbul niat luhur di lubuk hatinya; dan wanita itu akhirnya menemukan cara untuk membuat ayahnya tetap hidup; yakni dengan memberi ayahnya ASI setiap hari.
Ketika setelah sekian hari, pria tua itu tak kunjung mati, maka petugas keamanan menjadi curiga dan mulai memata-matai gadis itu.
Ia akhirnya tertangkap petugas penjara sedang menyusui ayahnya, dan sebuah kasus didaftarkan terhadapnya.
Tetapi dari kesaksian gadis ini yang menunjukkan sifatnya yang tidak mementingkan diri sendiri. Rela mengorbankan apa pun, bahkan harga dirinya sendiri demi keselamatan orang lain, pada akhirnya memenangkan hati kepala penjara dan
dia dibebaskan dari kasus pelanggarannya di dalam penjara, sekaligus
memenangkan kebebasan ayahnya dari hukuman mati.
Pada masa itu, gadis ini dinilai telah melakukan tindakan hebat, atau dikenal dengan istilah pietes dalam Romawi kuno, yang berarti kesalehan berbakti.
Hormati wanita!
Seorang wanita penuh dengan cinta dan pengorbanan.
Apa pun peran yang dia mainkan dalam hidup seseorang kadang-kadang dia bisa menjadi ibu, saudara perempuan, teman, kekasih, istri dll.
Hargai keberadaannya. Cintai mereka sepenuhnya, maka kamu akan mendapatkan dua kali lebih banyak dari hati, jiwa, dan raga mereka.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Komentar di sini