Hidup bahagia merupakan impian setiap orang. Namun kebahagiaan itu kadang seperti kupu-kupu, semakin di kejar, semakin menjauh. Terkadang kamu mungkin mulai menyalahkan orang lain, bahkan juga bersungut-sungut dalam doa kamu kepada Tuhan, apabila keadaan tidak berjalan sesuai keinginan. Padahal sebenarnya, tidak ada seorang pun di dunia ini yang bertanggung jawab atas kebahagiaan kamu, kecuali diri kamu sendiri.
Intinya adalah bahwa, kebahagiaan kamu tergantung sepenuhnya kepada gaya hidup dan pola pikir kamu sendiri.
Faktor faktor dari luar, seperti kekayaan, kesuksesan, sahabat, hobi, dan kekasih atau pasangan hidup, bukan yang menjadi penentu kamu bahagia.
Faktor faktor dari luar, seperti kekayaan, kesuksesan, sahabat, hobi, dan kekasih atau pasangan hidup, bukan yang menjadi penentu kamu bahagia.
Karena itu, berikut ini kamu bisa menentukan sendiri kehidupan yang berbahagia dengan membaca artikel ini.
Teruslah membaca, dan jadilah bijak. Mengendalikan diri.
Memang benar bahwa kehidupan pada dasarnya cara meraih tujuan yang ingin dicapai. Tapi ketahuilah bahwa hidup adalah sebuah proses, bukan tujuan.
Hidup bahagia hanya bisa tercapai melalui proses yang dijalani seumur hidup.
Jangan takut jika dalam proses itu ada kendala atau tantangan, karena itu merupakan hal yang wajar dalam kehidupan.
- Bersikaplah jujur dengan diri sendiri dan orang lain.
Kebohongan akan menguras energi dan merusak kebahagiaan. Membohongi diri sendiri berarti menghalangi kesempatan untuk belajar dan berkembang. Membohongi orang lain berarti merusak kepercayaan dan keakraban.
Bersikap jujur adalah hal yang sulit,apa lagi kepada diri sendiri. Tetapi kamu bisa menjalani kehidupan yang lebih kaya dan bahagia dengan selalu bersikap jujur.
- Belajarlah menerima diri sendiri.
Menghabiskan waktu hanya untuk berfokus pada apa yang kamu tidak sukai atau pada kejadian di masa lalu bisa menunjukkan bahwa kamu tidak mampu memikirkan masa depan.
Ambillah keputusan untuk belajar mencintai diri sendiri apa adanya. - Lawanlah pandangan negatif tentang diri sendiri.
Kebiasaan mengkritik diri sendiri tidak akan membuat kamu menjadi lebih baik, dan tidak membantu kamu mencapai tujuan.
Jika kamu terus-terus memikirkan sesuatu yang salah pada dirimu, sadarilah dan lawan lah degan pikiran positif.
Berpikirlah logis terhadap kritik yang kamu berikan kepada diri sendiri. Karena dengan menguraikan segala hal secara logis, bisa membantu kamu menentukan langkah-langkah memperbaiki diri tanpa menjatuhkan diri sendiri.
- Jadilah pribadi yang fleksibel.
Keinginan agar keadaan selalu sama, atau setiap kenyataan selalu sesuai dengan apa yang diharapkan, merupakan salah satu alasan kita kecewa.
Bersiaplah menerima perubahan dan mengalami pertumbuhan. Belajarlah menyesuaikan diri untuk menghadapi setiap situasi dan tantangan baru.
Belajarlah melihat kejadian negatif sebagai sebuah pembelajaran. Jika kamu melihat kendala atau masalah yang terkesan negatif sebagai kegagalan akan membuat kamu ter obsesi kepada hal-hal itu dan kamu tidak akan mampu move on karenanya.
Lihatlah setiap kejadian negatif sebagai peluang positif untuk belajar dan memperbaiki diri.- Belajar membuat pikiran tenang.
Latihan menenangkan pikiran ini dilakukan agar membebaskan diri dari kebiasaan menilai pengalaman kamu. Latihan ini membuat kamu mampu menerima semua yang kamu alami apa adanya.
Kamu tidak akan bisa hidup bahagia jika memikirkan hal-hal yang sudah lalu dan yang akan datang.
- Hilangkan kebiasaan "Mengharuskan" diri sendiri.
Hal ini merujuk pada perilaku manusia yang cenderung mengatakan kepada diri sendiri bahwa saya "Harus" melakukan sesuatu, meskipun tidak sesuai dengan kapasitas atau kemampuan diri sendiri. Kata "harus" dapat menimbulkan ketidakpuasan dan kesedihan apabila yang diharuskan tidak mencapai target maksimal. Kamu bisa hidup bahagia dengan menghilangkan kebiasaan selalu mengharuskan diri.
Melakukan hal-hal yang kamu sukai
- Jalanilah kehidupan sesederhana mungkin.
Orang
-orang yang sangat materialistis cenderung sulit merasa senang dan
tidak sebahagia orang lain. Materi tidak bisa membuat kamu bahagia.
Semakin kamu memiliki banyak materi, semakin membuat kamu takut, cemas, dan tidak merasa puas dengannya.
- Bersikaplah realistis.
Tentukan tujuan yang bermakna bagi kamu, dan jangan bandingkan dengan tujuan orang lain. Jika tujuan yang bermakna personal bagi kamu adalah ingin bisa menyanyikan lagu favorit dengan gitar, jangan merasa bersalah apabila kamu tidak pernah menjadi artis penyanyi terkenal.
- Terbiasa lah mengucap syukur.
Riset telah membuktikan bahwa kebiasaan mengucap syukur dapat membuat kamu merasa lebih sehat, lebih bahagia, dan lebih positif. Selain itu, bersyukur bisa mengatasi trauma masa lalu dan kamu dapat menjalin hubungan dengan orang lain dengan penuh rasa bersyukur.
Kenali hal-hal yang bisa kamu syukuri dalam kehidupan sehari-hari. Tunjukkan kepada keluarga, sahabat-sahabat, dan orang-orang terdekat kamu betapa bersyukurnya kamu karena kehadiran mereka dalam kehidupan kamu. Cintailah mereka selagi kamu bisa. Hidup kamu akan semakin bahagia dengan selalu bersyukur.
- Tertawalah.
Tertawa adalah cara membakar kalori dan mengalirkan oksigen ke seluruh tubuh, sehingga kamu bisa lebih senang dan lebih sehat. Tertawa juga hal yang menular. ketika kamu mengekspresikan kegembiraan dengan tertawa, orang yang bersama kamu juga ingin ikut tertawa bersama kamu.
Tertawa bersama adalah cara membentuk ikatan emosi dan bersosialisasi.Berinteraksi dengan orang lain
- Kenali orang-orang yang ada di sekeliling kamu.
Emosi bisa menular semudah kita kena flu.
Jika kamu sering berkumpul dengan orang-orang yang bahagia dan positif, kamu sendiri akan merasakan hal yang sama. Jika kamu berkumpul dengan mereka yang berfokus pada hal-hal negatif, kamu juga akan menjadi orang negatif.
Bersahabatlah dengan orang-orang yang menghargai dan peduli kepada kamu.- Berkomunikasi sehat dengan orang lain.
Komunikasi yang tegas, jujur dan terbuka menunjukkan bahwa kamu dan orang lain sama-sama memiliki kebutuhan dan ingin didengarkan. Belajar bersikap tegas (bukan agresif) dalam berkomunikasi akan membentuk kamu menjadi pribadi yang lebih kuat, lebih percaya diri, dan lebih bahagia.
- Kasihilah semua orang.
Kasihilah orang lain tanpa mengharapkan balasan. Walaupun sulit,tetaplah mengasihi orang lain.
Jangan mau terus diinjak-injak orang lain yang tidak memperlakukan kamu dengan baik, tetapi kamu bisa mengasihi dan menerima seseorang tersebut sambil menyadari bahwa dia bukanlah teman yang baik untuk kamu.
- Memaafkan diri sendiri dan orang lain.
Memaafkan diri sendiri adalah hal yang baik untuk tubuh dan jiwa kamu. Walaupun sulit dilakukan, namun memaafkan bisa mengurangi stres, menurunkan tekanan darah tinggi, dan menormalkan detak jantung. Selain itu, kamu bisa merasa lebih tenang dan bahagia dengan memaafkan, meski orang yang anda maafkan tidak mau mengakui kesalahannya.
Memaafkan diri sendiri sama pentingnya dengan memaafkan orang lain. Memikirkan masa lalu atau perbuatan yang kita sesali bisa membuat kita terjebak dalam rasa bersalah yang tidak berguna.
- Terimalah orang lain apa adanya.
Berlakulah baik dan sopan.
Setiap orang berbeda dan unik, tetapi ingatlah bahwa selalu ada yang bisa kamu pelajari dari setiap orang yang kamu temui.
Catatan Tambahan Penulis:
Jadilah diri sendiri.! Hindari gosip, asumsi, dan sikap menilai, apa lagi kebiasaan membanding-bandingkan.
Agar bisa hidup bahagia, berusahalah untuk hidup dalam kekinian. Masa lalu tidak akan terulang lagi, dan masa depan masih tidak pasti. Yang pasti adalah momen kehidupan saat ini.
Jadikan Doa sebagai aktivitas rutin kamu, karena di dalam lubuk hati setiap orang ada kekosongan yang tidak dapat dipuaskan oleh apapun juga, kecuali oleh Sang Penciptanya sendiri.
©2016 Elangmutis.com

