Breaking

Post Top Ad

Your Ad Spot

27 Juli 2016

Cinta Vs Setia : Mana Yang Benar-Benar Lebih Baik.?

Manusia cenderung lebih mudah memberi nilai "sama baik" pada dua, atau tiga hal yang meski berbeda fungsi, tapi pada umumnya dianggap sama karena saling keterkaitan makna satu sama lain. 
Begitu pula dengan cinta dan setia.
Cinta  tak akan berarti apa apa jika tanpa kesetiaan, dan tak ada seorang pun yang bertahan setia kalau bukan karena alasan cinta.

Cinta dan Setia ibarat dua sisi mata uang yang tidak dapat di pisahkan satu dengan yang lainnya. Namun jika dibandingkan, yang mana di antara cinta dan setia yang benar-benar lebih baik.?
Berikut ini saya akan menguraikan  kedua hal ini menurut arti dan fungsi masing-masing.
  •  Cinta
Cinta adalah emosi yang berasal dari rasa tertarik terhadap suatu objek (dapat berupa apa saja, seperti  manusia, hewan,tumbuhan, dan objek-objek lain yang bisa menghadirkan perasaan kagum hingga rasa ingin memiliki.

Setiap orang terlahir dari cinta, dan kemudian cinta itu terus melekat di hati dan jiwa. Cinta dalam diri manusia seumpama sebuah Aplikasi tertanam pada telepon pintar, jika aplikasi tersebut di bongkar/dihapus maka otomatis akan  mempengaruhi kinerja aplikasi lain dan telepon itu tidak lagi bekerja dengan optimal. 

Dalam konteks filosofinya, cinta merupakan kebaikan dari segala hal yang baik. Kata cinta selalu berubah arti menurut tanggapan, pemahaman dan dalam situasi tertentu, misalnya pemahaman tentang cinta orang-orang zaman dulu mungkin saja berbeda dengan zaman sekarang.

Ungkapan Cinta sering digunakan untuk memanifestasikan perasaan terhadap keluarga, terhadap sahabat-sahabat, mengekspresikan perasaan yang romantis (asmara), perasaan yang hanya berupa keinginan (Hawa nafsu), perasaan kasih sayang sesama manusia (Agape), Perasaan terhadap diri sendiri, dan  Perasaan terhadap Negara (Patriotisme).

Cinta ada di semua kebudayaan, dan setiap kebudayaan tentu memiliki pemahaman cinta yang berbeda-beda, sehingga sangat sulit menetapkan definisi cinta yang benar-benar mutlak.

Walau terdapat beragam jenis, namun pada dasarnya cinta lebih berarah kepada konsep abstrak, lebih mudah dirasakan daripada dijelaskan.
Dari sekian banyak jenis cinta, yang paling menonjol dan yang akan saya uraikan di sini adalah cinta antar muda-mudi atau yang lazim disebut asmara. 


Dalam dunia muda-mudi, Cinta merupakan  hal yang terindah dari segala keindahan. Sehingga  tidak mengherankan jika banyak tema  film dan lirik lagu-lagu yang bercerita tentang cinta jenis ini.

Pada umumnya, kawula muda cenderung lebih sering memikirkan  cinta daripada memikirkan kepentingan lainnya, karena satu alasan yang pasti bahwa cinta adalah bagian yang tak terpisahkan dari masa depan setiap orang.

Namun pada kenyataannya, cinta bisa seperti pedang bermata dua. Cinta bisa jadi inspirasi,bisa  memotivasi, dan bisa   membuat hidup lebih hidup.
Tetapi Cinta juga  bisa membuat seseorang putus harapan, merasa kehilangan tujuan hidup, dan bisa membuat orang melakukan hal-hal terburuk dalam hidupnya. 

Kekeliruan yang sering terjadi saat mencintai adalah "Menggantungkan semua kebahagiaan kamu kepada orang yang mencintaimu." Perlu diingat bahwa walau pun cinta memiliki arti yang sama, akan tetapi pemahaman dan tanggapan setiap orang tidak sama.

Contohnya, ada orang yang mungkin pemahaman nya tentang cinta adalah seks, maka pemikiran orang itu hanya tertuju pada seks semata.Padahal ada banyak cara untuk mengungkapkan perasaan cinta kasih tanpa seks. Kamu tentu bisa membedakan yang mana cinta dan  nafsu. Cinta itu sifatnya memberi, sedangkan nafsu cenderung menuntut.

Pada dasarnya cinta pada setiap orang berbeda-beda, tergantung karakter orang tersebut. Untuk itu ada sebagian orang yang lebih suka membina persahabatan lebih dahulu untuk mempelajari lebih dalam karakter seseorang sebelum memutuskan untuk melanjutkan ke jenjang yang lebih serius.
Begitulah cinta, lebih kepada rasa dan bukan kata-kata.
  • Setia 
Jika Cinta adalah Rasa, maka Setia adalah tindakan nyata. Kesetiaan adalah jawaban untuk cinta. Seseorang belum tentu bertahan di dalam Tanda Tanya (Cinta), kalau bukan karena sudah mengetahui jawaban pastinya (Kesetiaan).

Kesetiaan merupakan sesuatu yang sulit ditemukan pada era kecanggihan teknologi informasi seperti zaman sekarang. Zaman di mana Rupa, kedudukan, materi, kemapanan dan status sosial menjadi tolak ukur atau standar untuk mendapatkan cinta plus kesetiaan. Ada  ungkapan terkait realita kesetiaan saat sekarang, seperti "Ada Uang abang sayang, tak ada uang abang ku tendang".

Bila ada pasangan kekasih yang  menjalin hubungan dengan menggunakan standar yang disebutkan di atas maka sudah pasti pasangan tersebut masih menjalani sebuah hubungan dalam tanda tanya. Apa mungkin kemesraan akan terus terpelihara jika nanti waktu membuat pudar kecantikan/ketampanan?, dan apa mungkin tangan akan terus saling menggenggam  kalau suatu saat jatuh miskin dan hidup menderita?

Kesetiaan memegang peranan penting dalam sebuah hubungan cinta kasih. Tanpa kesetiaan, cinta seindah apa pun tidak akan berarti apa-apa. Oleh sebab itu jika pasangan kamu telah terbukti kesetiaannya, jangan lagi kamu mempertanyakan ketulusan, kejujuran, dan perhatian darinya, karena semua hal itu sudah terbungkus dalam satu paket, yakni kesetiaan.
Jika pasangan mu setia, tanpa dituntut dia akan selalu berkata jujur, perhatian, dan tulus apa adanya.
  • Perbandingan 
Dari awal penulisan artikel ini, sengaja saya bertanya kepada beberapa teman terkait perbandingan Cinta vs Setia, yang mana menurut mereka lebih baik, dan rata-rata mereka lebih memilih Setia lebih baik daripada Cinta.

Percaya atau tidak, saat kamu membaca judul artikel ini pasti di dalam hati sudah berbisik bahwa Setia lah yang lebih baik. Akan tetapi, saya ingin menunjukkan kepada kamu bahwa tidak ada di antara Cinta dan Setia yang "tidak baik". 
Kedua hal ini, baik cinta maupun setia sama baik menurut maknanya dan sama penting menurut fungsinya. 

Faktor yang menjadi penyebab orang cenderung menganggap Setia lebih baik dari Cinta adalah karena Kesetiaan zaman sekarang lebih sulit di temukan, dan tidak semua orang memilikinya. Sedangkan Cinta berhamburan di mana-mana, dan ada pada semua orang.
Namun pada kenyataannya, orang belum tentu Setia jika bukan karena Cinta. Dan Cinta tidak akan kelihatan pada sepasang kekasih kalau tak ada Kesetiaan. Hanya saja, Cinta dan Setia sangat mudah dimanfaatkan untuk tujuan dan dalam situasi tertentu.

Kesimpulan nya adalah bahwa Cinta dan Setia sama baik. Jika kamu ingin mendapatkan Cinta dan kesetiaan yang benar-benar lebih baik, ada baiknya mempertahankan Cinta dan kesetiaan yang sudah teruji waktu dan dalam segala keadaan.


©2016 Elangmutis.com
                           

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Komentar di sini

Post Top Ad

Your Ad Spot

Pages