Kecewa dan sakit hati merupakan reaksi emosi yang wajar terjadi pada manusia umumnya di saat gagal.
Akan tetapi jika respon terhadap kegagalan itu berlebihan, bermakna letak kekeliruan kamu pada saat menjalaninya.
Oleh sebab itu, untuk menghindari rasa sakit hati yang berlebihan, kamu perlu mempersiapkan langkah-langkah awal saat memulai sebuah hubungan baru.
Ibarat kata mencegah lebih baik daripada mengobati, atau sedia payung sebelum hujan, berikut ini ada 5 cara mencintai yang bisa membuat kamu terhindar dari rasa sakit hati yang berlebihan.
1. Kenali dirimu.
Sebelum memutuskan untuk menerima cinta dari seseorang, hal pertama yang perlu diperhatikan adalah kesiapan diri. Mintalah sedikit waktu untuk berpikir sejenak, lalu buatlah beberapa pertanyaan terhadap diri sendiri dan jawablah dengan jujur. Seperti,
*Apa kelebihan saya sehingga dia menyukai saya?
*Apakah saya benar-benar suka kepadanya? dan apa kelebihan dia sehingga membuat saya tertarik?
*Dengan cara apa untuk menutupi kekurangan saya jika nanti dia mengetahuinya?
*Apa tindakan saya nanti jika ternyata dia punya wanita/pria lain?
*Sekarang, apa tujuan saya mencintai, Serius atau sekadar isi waktu?
*Apakah saat ini saya benar-benar membutuhkan seseorang?
*Apa saja titik kelemahan saya yang merupakan faktor kegagalan pada hubungan cinta sebelum ini.? Dan bagaimana cara untuk tidak mengulangi lagi kesalahan yang sama?
Apabila kamu sudah menjawab semua pertanyaan-pertanyaan tersebut dengan pasti, maka kamu sudah mantap dan siap untuk mencintai tanpa perlu takut dibuat Buta oleh cinta itu.
2. Kenali dia yang akan jadi kekasih barumu.
Artinya, cari tahu bibit, bobot, bebet orang yang akan kamu jadikan pasangan kekasih.
Proses pengenalan di sini bukan berarti sekadar mengenal nama, suara, rupa, dan atau ciri fisik lainnya, tetapi untuk mencari tau "sosok seperti apa" sebenarnya orang yang nanti kepadanya kamu memberikan hatimu.
Untuk itu, hal-hal yang perlu kamu kepoin adalah sebagai berikut:
Cobalah untuk mengorek sedikit info tentang rekam jejak dia sebelum ini.
Cari tahu siapa Mantan kekasih terakhirnya dengan diam-diam tanpa se'pengetahuan dia.
Jika sudah menemukan mantan dia, jangan langsung interogasi kalau tidak ingin terjadi perang.
Amati terlebih dahulu siapa saja teman akrab mantan dia (kurang lebih dua atau tiga orang), karena dengan adanya banyak sumber info, maka kamu akan mendapatkan informasi tentang kekasih barumu itu dengan akurat.
Tanyakan kepada mereka (sahabat sahabat dekat mantan kekasih barumu), apa penyebab hubungan ke-dua orang itu putus, dan siapa yang memulainya.
Tanyakan kepada dia (pacar barumu) berapa mantan kekasihnya. Tapi ingat, saat sebelum mengajukan pertanyaan ini, kamu harus lebih dahulu menciptakan suasana yang memungkinkan pertanyaan kamu tidak terkesan menjebak.
Setelah kamu mendapatkan cukup informasi tentang kisah asmara pacar barumu, duduklah sejenak untuk membuat kesimpulan.
Andai kata hasil akhir dari kesimpulan itu buruk, tetapi kamu tidak tega untuk membatalkan hubungan itu, maka kamu bisa menjalaninya dengan penuh hati-hati sambil menunggu waktu yang tepat untuk skak mat. Tapi ingat, jangan sampai berlama-lama dengan orang yang kamu tau betul tidak tepat untukmu, jika tidak ingin mengalami nasib yang sama dengan mereka yang sudah terlanjur jadi korban cinta yang salah.
Baca juga: .Putus Cinta? Ini cara terbaik untuk move on
3. Kuasai dirimu.
Kuasai diri sangat erat kaitannya dengan pengendalian diri. Artinya, kalau kamu punya cinta, kamu juga harus memiliki prinsip sendiri.
Katakan kepada hatimu bahwa hanya kamu yang berkuasa atas dirimu, dan bukan orang lain terkecuali dalam ikatan hubungan yang sah (suami-istri).
Sering kali saya mendengar nasihat kuno yang sama dari banyak ibu-ibu untuk anak gadis mereka, katanya; " Kamu boleh saja berkenalan dengan banyak macam pria, tapi ingat! kunci itu ada pada dirimu, jangan sekali-kali memberikan kunci itu kepada sembarang orang, selain suamimu."
Terkadang cinta itu hanya hadir sebentar, lalu datang rasa bosan dan menghalaunya pergi lagi.
Namun apakah kamu akan bosan dengan pribadimu, lalu mengusirnya pergi? Tentu saja tidak. Pribadi-mu akan kekal bersamamu seumur hidupmu.
Oleh sebab itu, jangan biarkan integritas dirimu di buat porak-poranda oleh keindahan yang mungkin hanya sebatas Fatamorgana.
Saat mencintai, sebaiknya hindari mengucapkan kata-kata yang terkesan "pasrah" di depan kekasih-mu, seperti contoh;
"Kamulah separuh Jiwaku" atau "Aku tak akan bisa hidup tanpa dirimu". Sebab jika demikian, pertanda secara tidak langsung kamu mempersilakan kekasih-mu untuk menguasai dirimu dari ujung kaki sampai ujung rambut.
Introspeksi diri mengenai kegagalan kamu di masa lalu dan belajar dari kesalahan kamu tersebut, sebelum memulai hubungan cinta yang baru.
4. Selami lebih dalam hatinya.
Selalu ada makna dibalik setiap kata dan ekspresi.
Tertawa belum tentu dia bahagia, atau menangis belum dia sedih, dan marah belum tentu dia kesal.
Jadi, mendalami hati pasangan-mu merupakan hal terpenting selama proses penjaja-kan.
Karena tanpa itu, hubungan akan terasa hambar dan tak menentu arah, bagaikan berlayar di lautan tak bertepi.
Sebagai contoh;
Saat seseorang menyatakan cintanya kepadamu, itu pertanda dia sudah menobatkan-mu menjadi Raja atau Ratu di dalam istana (hati) nya.
Belum tentu kan, seorang Raja atau Ratu hanya duduk, makan, minum dan menyaksikan istananya dari luar tanpa pernah tahu isi di dalam istana miliknya tersebut.
Sama halnya juga dengan proses awal membina hubungan baru.
Pastikan bahwa hal wajib dari the first meeting-mu adalah melihat-lihat isi dalam istana hati pasangan kamu.
Siapa tau ada kamar Lain di dalam istana itu yang penghuninya orang yang "jabatan" dia sama dengan kamu.
Memang tidak mudah dengan cepat menguasai isi dalam hati seseorang, apa lagi kamu bukan paranormal.
Akan tetapi sekurang-kurangnya kamu wajib tahu "apa dan siapa saja" yang selalu ada di benak kekasih barumu. Sebab bisa jadi, mungkin dia lagi memikirkan seseorang yang lain, walaupun kamu sementara ada dalam rangkulan-nya.
Atau bisa juga di matanya nampak serius mendengarkan kamu berbicara tentang masa depan hubungan kamu, tapi di hatinya sementara mencari strategi untuk membuat kamu cepat "terlelap".
Dengan demikian, untuk mencegah hubungan cinta kamu tidak terlihat pincang, maka yang perlu kamu lakukan adalah berusaha menggenggam hati kekasih-mu. Caranya adalah dengan membuat beberapa rangkaian UJIAN kecil terhadap pasangan kamu. Tapi ingat! jaga sikap kamu agar tidak sampai pasangan kamu tahu kalau dia sementara diuji.
Ada 4 poin penting yang harus kamu uji pada pasangan kamu, seperti;
1.Kesetiaan
2.Kejujuran
3.Pengertian
4.Perhatian
Mulailah merancang "Skenario" dengan cara kamu sendiri untuk setiap poin dari ke-4 pokok ujian tersebut.
Sebagai contoh:
Misalkan pacar baru kamu hobby menonton salah satu acara televisi, maka kamu buatlah janji untuk ketemuan dengan dia sesuai dengan jadwal jam tayang acara favoritnya tersebut, dan lihat reaksinya. Jika dia mengabaikan janji itu, sekali ingkar mungkin kamu boleh bersabar tapi kalau terulang 2 sampai 3 kali, itu pertanda kamu bukan nomor 1 di hatinya.
Dan apabila dari ke-4 poin penting tersebut, kekasih-mu gagal dan tidak tahan uji maka tindakan kamu selanjutnya adalah Get Ready To Go......
5 .Ciptakan suasana Happy sendiri
Tidak sedikit orang yang saat cintanya kandas, merasakan kehilangan dan kesepian yang melebihi batas kewajaran.
Penyebabnya adalah saat mencintai, mereka menggantungkan sepenuhnya kebahagiaan diri mereka kepada pasangan.
Memang kebahagiaan merupakan makna utama dari cinta, tapi ketahuilah bahwa perasaan manusia bisa berubah sewaktu-waktu.
Kamu boleh jatuh cinta dengan siapa saja, tapi bukan berarti orang tersebut dapat menjadi sumber kebahagiaan kamu.
Terkadang orang yang mencintai kamu justru menjadi orang pertama yang menyakiti-mu.
Mulailah melatih diri kamu dengan menerapkan prinsip bahwa bahagia tidak selamanya karena kehadiran seorang kekasih.
Ada banyak hal yang bisa membuat kamu bahagia, seperti keluarga, sahabat, pekerjaan, dan hobby. Tinggal bagaimana caranya kamu mengelola hal-hal tersebut untuk menjadikan hari hari-mu penuh warna.
Oleh karena itu, jika kamu ingin memiliki kekasih hanya semata-mata untuk menciptakan hal-hal indah yang bisa membuat kamu bahagia, tanpa memprioritaskan tujuan-tujuan penting ke depan dari sebuah hubungan, maka akan fatal akibatnya.
Setelah membaca artikel ini, saya berharap semoga kamu bisa merubah cara pandang kamu setiap kali membina hubungan, dengan memiliki prinsip sendiri dan juga komitmen yang bisa membantu kamu terhindar dari kegagalan terus-menerus.
Jadikan prinsip yang kamu miliki sebagai privacy yang tidak boleh di leceh-kan oleh siapapun.
Dalam membina hubungan asmara, jangan bertahan lama-lama dengan orang yang tidak mempunyai komitmen sama sekali.
Cinta memang sangat gampang diperalat untuk tujuan-tujuan tertentu oleh orang-orang yang kurang bertanggung jawab. Karena itu, berhati-hatilah!
Pergunakan akal sehat saat kamu ketika mencintai, sebab perasaan terkadang membutakan mata hati.
Adalah keliru jika menjalin hubungan cinta tanpa membangun Persahabatan dengan kekasih=mu. Karena pada akhirnya Kepribadian seseorang lebih menarik dari fisiknya.
Source:Wiki-how
©2016 Elangmutis.com


Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Komentar di sini