![]() |
| Foto: qoura.com |
Judul artikel yang satu ini mungkin kedengaran horor, tapi entah sadar atau pun tidak, itulah realita hidup di zaman kita sekarang.
Tanpa terasa, ayunan waktu semakin menjauhkan kita dari terang Ilahi dan membuat jurang pemisah antara manusia dan Sang Pencipta itu semakin lebar. Sehingga tidak mustahil jika setiap permohonan kita nyaris tak lagi terdengar.
Doa dan harapan banyak orang pada setiap pergantian Tahun selalu sama, Berdoa dan berharap Tahun yang akan datang Lebih baik dari tahun yang baru saja dilalui. Ironi nya, kenyataan justru sama saja, jauh dari yang diharapkan, bahkan lebih buruk dari sebelumnya.
Tak jarang, banyak orang yang mulai mempertanyakan makna Iman mereka, ketika doa-doa mereka bagai usaha menjaring angin.
Ada kalanya, mereka yang mulai putus asa dengan tekanan hidup yang semakin bertambah berat, mulai mencari jalan pintas untuk memperoleh kepuasan dan kesenangan diri, dengan mengabaikan iman dan norma budaya yang dianut-nya.
Kebiasaan-Kebiasaan dahulu yang dianggap tabu dan menjijikkan, kini justru menjadi suatu kebanggaan.
Tanpa malu-malu lagi kita mulai terang-terangan menunjukkan ketidakpuasan, keserakahan, gila hormat, nafsu dan ambisi untuk menguasai yang lain.
Tabiat-tabiat made in iblis ini seakan semuanya berada sejajar pada satu garis yang membentuk Lingkaran, yang saya sebut Lingkaran Setan tersebut, dan tanpa di-pungkiri lagi jika kita sementara berada dalam lingkaran itu.
Berikut ini ada beberapa fakta yang menandakan kalau kita sementara hidup di dalam Lingkaran Setan.
Narkoba
Semakin dihambat, semakin merambat. Inilah kata yang paling tepat untuk menggambarkan fenomena yang terjadi sekarang di dunia kita, khususnya menyangkut Narkotika dan Obat-Obatan terlarang, yang kian marak.
Saya tidak perlu menjelaskan secara detail tentang apa itu Narkoba dan juga efek-efek buruknya bagi kehidupan kita, karena tentunya kata Narkoba bukan lagi hal baru bagi pendengaran semua orang. Oleh sebab itu, yang akan saya bagikan di sini adalah bagaimana kita bisa menghindar dari jerat setan tersebut, dengan mengetahui pemicu utama yang membuat sebagian orang tergila-gila dengan barang haram yang satu ini yang kemudian sulit untuk terlepas dari cengkeraman-nya.
Jika melihat gejala umum (perilaku) yang timbul setelah setiap kali para pengguna mengkonsumsi-nya, kita bisa dengan mudah menemukan kesimpulan, bahwa Narkoba adalah tempat pelarian satu-satunya bagi mereka, ketika menghadapi persoalan hidup dan atau menyelesaikan problematika kehidupannya.
Setiap hari Narkoba ada di sekeliling kita, dan semakin dekat dengan jangkauan tangan kita. Sebab itu, berani-lah untuk katakan "tidak pada Narkoba" dan berusaha untuk semakin mendekatkan diri kepada Tuhan, sumber segala suka cita dan damai sejahtera.
Pergaulan Bebas
Pergaulan merupakan kebiasaan bersosialisasi dengan sesama yang tidak bisa dipisahkan dengan kehidupan kawula muda pada umumnya. Pergaulan muda-mudi pun mengalami evolusi dari zaman ke zaman, dan versi-nya pun berbeda-beda setiap zamannya.
Kalau dulu, cara bergaul muda-mudi masih sangat primitif dan terikat dengan aturan dan norma adat setiap daerah atau suku. Namun kini dengan hadirnya teknologi informasi, dunia seakan terikat dalam satu budaya dan norma adat, yang malah membuat sebagian manusia beradab berubah menjadi biadab.
Zaman sekarang, jika ada pria atau wanita muda yang masih memegang teguh norma adat akan dianggap tidak "Gaul" dan sulit mendapatkan sahabat.
Dengan demikian, banyak muda-mudi yang seperti kerbau di-cucuk hidungnya lalu ditarik masuk ke dalam jurang. Sebabnya, mereka cenderung terjerumus ke dalam pergaulan bebas hanya karena mau dianggap gaul dan keren.
Anak-anak kita sekarang bagai telur di ujung tanduk. Jika dibiarkan bebas tanpa dibekali dengan didikan yang baik dan benar menurut tradisi, agama dan norma budaya kita, maka jangan heran jika nanti esok-esok mereka akan balik menampar wajah kita dengan perilaku biadab mereka.
Uang
Harapan setiap orang yang menggantungkan hidupnya semata-mata untuk Uang adalah bahwa hidup akan terasa damai dan Bahagia kalau sudah memiliki Uang yang banyak.
Tetapi siapa sangka, semakin memiliki banyak uang semakin membuat orang tidak puas dan terus mencari, sehingga berujung pada keserakahan dan ketamakan.
Mereka yang ter-obsesi dengan Uang sangat mudah terjerumus ke dalam pusaran lingkaran setan yang memungkinkan mereka semakin jauh dari harapan untuk hidup damai dan bahagia.
Oleh sebab itu, sebaiknya ganti cara kamu menilai Uang.
Pikirkanlah bahwa Uang itu hanya sebatas Sarana hidup dan jangan lebih dari itu, apabila kamu ingin mendapatkan kehidupan yang damai dan suka cita sesuai yang diharapkan.
Internet dan Teknologi Informasi
Hampir semua orang di muka bumi ini memiliki akun media sosial. Hal ini membuktikan jika semua manusia di dunia sudah mengenal Internet. Bahkan semakin hari ketergantungan terhadap internet semakin masif.
Internet dan Teknologi informasi kini nyaris membuat segalanya menjadi gampang, dan seakan menimbun jurang perbedaan dan menyatukan manusia dalam satu budaya.
Beragam jenis informasi dan pengetahuan yang dulu jarang dan sulit dijangkau, sekarang hanya sejauh ujung jari setiap orang.
Tetapi tanpa banyak orang sadari, di balik kehebatan internet dan teknologi informasi ini, setan pun turut andil menyisipkan program-program neraka yang justru membuat banyak orang terseret ke dalam Lingkaran mematikan tersebut.
Salah satu contoh nyata seperti pornografi yang memang gampang di-akses oleh siapa saja, dan yang merupakan satu-satunya biang kerok rusaknya moral sebagian generasi muda saat ini.
Salah satu contoh nyata seperti pornografi yang memang gampang di-akses oleh siapa saja, dan yang merupakan satu-satunya biang kerok rusaknya moral sebagian generasi muda saat ini.
Karena itu, jika tanpa filter setiap kali mengakses konten konten internet, pertanda anda berada semakin dekat dengan Lingkaran Setan itu.
© 2017 Elangmutis.com

