| foto:youtube.com |
Tidak usah mempersalahkan diri atau orang lain, atau mendatangi dukun Pelet dan sebagainya.
Yang harus kamu lakukan adalah berdiam diri sejenak dan mulai introspeksi diri kamu sendiri. Mungkin ada sesuatu pada pribadi kamu yang membuat orang lain merasa tidak nyaman, atau bosan dan tidak betah berlama-lama di samping kamu.
Bukan berarti saya lebih baik dalam hal ini, akan tetapi pengalaman mengajarkan banyak hal, dan salah satunya yang akan saya bagikan pada artikel ini.
Setiap orang mempunyai definisi sendiri tentang Cinta. Dari definisi-definisi itu, muncul pandangan atau penilaian yang berbeda-beda pada setiap orang. Sehingga nantinya dengan definisi dan pandangan yang dimilikinya, memungkinkan setiap orang untuk menciptakan sendiri Prinsip ketika mencintai atau pun dicintai. Namun tanpa kamu sadari, Prinsip-Prinsip Ini Membuktikan Jika Kamu Tidak memiliki Cinta Yang Sebenarnya.
Standar
Terkadang saya merasa lucu sendiri setiap kali melirik profil beberapa pengguna facebook, yang pada kolom pekerjaan tercantum jenis pekerjaan yang rada-rada Aneh. Kenapa saya bilang Aneh.? Hal ini dikarenakan, jika mereka umumnya bekerja di Perusahaan- perusahaan yang pada kenyataannya belum pernah ada di muka bumi ini, dan salah satu dari perusahaan yang saya maksudkan adalah "Mencari Cinta sejati".
Pada hal sebenarnya, takaran dan bentuk cinta yang kamu miliki, merupakan standar cinta yang akan kamu dapatkan dari orang lain
Artinya, jika kamu memang memiliki cinta sejati, tentu kamu akan mendapatkan cinta jenis itu pula dari seseorang yang juga memilikinya. Tetapi jika tidak demikian, janganlah kamu membuang-buang waktu untuk mengejarnya.
Setip orang tentu mempunyai alasan tersendiri untuk memakai standar tertentu terhadap cinta yang datang atau pun cinta yang akan diberikan kepada orang lain . Karena memang pada dasarnya, setiap orang menginginkan masa depan yang baik. Tetapi sayang sekali, Cinta adalah sesuatu yang murni dan tidak membutuhkan pengawet atau penyedap rasa buatan. Menggunakan standar untuk cinta, hanya akan menghilangkan arti sesungguhnya dari cinta itu.
Menuntut atau Mengekang
Sangat tidak masuk akal jika kamu ingin orang lain terlihat mirip dengan bayangan diri kamu di cermin. Hal ini sama persis-nya ketika kamu menuntut seseorang yang kamu cintai agar mau menuruti apa yang kamu mau. Andai Undang-Undang Cinta itu ada, mereka yang menganut prinsip mencintai seperti ini, mungkin sudah mendekam di balik jeruji besi penjara, karena mereka sewenang-wenang menyelewengkan makna cinta yang sebenarnya.
Menuntut atau mengekang orang yang kamu cintai merupakan suatu kekeliruan yang bisa berakibat cinta itu kehilangan arti, dan yang akan kamu rasakan nanti hanya sesuatu yang hambar.
Mengimbangi atau Suka Berhitung
Orang Kupang bilang, "Neo Beta imbangi sa....Lu selingkuh Beta ju selingkuh....Lu setia beta ju setia.."
Kedengaran sedikit lucu, tapi jika orang yang kita cintai mengatakan hal demikian, tentu yang terlintas pertama di naluri kita adalah bahwa kita baru saja mendengar suatu "lelucon pahit".
Kamu pun pasti sering mendengar ungkapan "Cinta butuh pengorbanan", oleh karena itu bisa dipastikan jika kamu tidak memiliki cinta yang sebenarnya apa bila kamu sering menggunakan kalkulator dan istilah "=" setiap kali kamu memberi atau menerima cinta dari orang lain.
Membanding-bandingkan
Yang satu ini memang tidak akan terasa enak pada setiap pendengaran, bahkan untuk anak kecil sekalipun.
Setiap manusia itu diciptakan unik. Mengukur dan membandingkan cinta yang kamu dapatkan sebelumnya dengan cinta saat ini, bukanlah pilihan yang bijak.
Dalam hal lain, orang mungkin merasa senang dan bangga kalau disamakan dengan publik figur tertentu, tetapi bukan pada persoalan yang satu ini. Bila kamu memiliki kebiasaan mengukur kekurangan dan kelebihan pasangan setiap kekasih kamu lalu membandingkannya dengan mantan dan atau orang lain yang mungkin kamu idola-kan, sudah saatnya kamu lupakan kebiasaan itu, sebab cinta yang sebenarnya adalah membiarkan orang yang kamu cintai menjadi diri sendiri.
© 2017
PARADISO
