Breaking

Post Top Ad

Your Ad Spot

27 Januari 2018

Mau Rebut Pacar Orang? Usah Cari Dukun. Pikat Hatinya Dengan 3 Strategi Bijak Ini


Referensi pihak ketiga
Merebut pacar atau kekasih orang lain, sebenarnya bukanlah cara yang baik dan bijak.  Namun adakalanya kita tidak berdaya melawan gejolak aneh di sanubari ketika rasa suka itu mengarahkan kita kepada seseorang      bahkan jika  sudah dimiliki  orang lain. 

Nah, untuk menghilangkan kesan kurang etis "merampas",  di sini kamu bisa terapkan   3 strategi bijak  berikut untuk menggenggam hatinya.

    1. Jalin Persahabatan
    Menjalin persahabatan dengan si dia merupakan jembatan penyeberangan satu satunya untuk memasuki area terlarang seseorang yang kamu sukai tersebut.

    Namun sebelumnya, kamu harus paham betul etika dalam membina suatu persahabatan, agar nantinya wajah mu tidak sampai diludahi hanya karena kamu  gegabah dan melangkahi batas batas normal suatu persahabatan.

    Ada beberapa 'etika'  yang harus kamu patuhi di saat menjalin persahabatan dengan dengannya: 

    • Kenali dan hormati apa pun yang menjadi kesukaan dan minatnya. 
    Cari tahu hal apa saja tentang dirinya yang menjadi kebanggaan-nya.
    Ajukan pertanyaan bernada positif untuk menceritakan pencapaian, kelebihan, dan keahlian-nya.

    Di sini kamu 'hanya' boleh bertanya segala hal terkait apa yang dia sukai, dan jangan sekali-kali mengajukan pertanyaan yang bersifat privat, yang hanya boleh ditanyakan atau diketahui oleh pasangan kekasihnya.

    • Berikan pujian yang jujur dan tulus.
    Perempuan pada umumnya sangat menyukai pujian. Namun, yang paling mereka 'hargai' adalah pujian terkait siapa diri mereka dan apa yang mereka lakukan, bukan seperti apa 'penampilan' mereka.

    Banyak pria yang sering kali 'nyasar' atau salah sasaran dalam memberi pujian, sehingga terkadang justru membuat sebagian perempuan merasa muak mendengarnya.

    Satu hal yang perlu diingat ketika memberi pujian adalah bahwa kamu sedang mencoba menjadi 'sahabatnya', dan bukan kekasihnya.
    Jadi, pujilah kepribadiannya. Sebab jika kamu  terlalu sering memuji penampilannya, justru membuat dia merasa tidak nyaman, dan kemungkinan ia akan pelan pelan menjauhi-mu.

    • Selalu ada kamu setiap kali dia membutuhkan bantuan
    Tindakan selalu efektif dan jauh lebih bermakna daripada sekadar kata kata.
    Kamu boleh saja menghujani-nya dengan kata kata pujian, tetapi itu tidak akan berarti apa apa apabila kamu tidak selalu ada di sampingnya ketika ia membutuhkan bantuan.
    Buktikan kepadanya bahwa kamu adalah sahabat yang bisa diandalkan dalam segala situasi.

    • Buat dia selalu ceria.
    Tidak ada keakraban tanpa canda tawa.
    Lelucon adalah jimat spesial yang sering saya gunakan setiap kali ingin mendekati seseorang (perempuan). 
    Kamu bisa menggunakan trik ini; selain untuk  menghilangkan rasa canggung di antara kamu pada tahap tahap awal persahabatan kamu dengan-nya, lelucon juga  bisa menariknya semakin dekat kepadamu.

    2. Pikat Kepercayaannya.
    Untuk membangun kepercayaan, dibutuhkan dua pihak yang bersedia membuka diri, dan pada tahap tersebut  kamu perlu berhati hati dalam bertindak.
    Ada beberapa aturan yang harus kamu patuhi ketika kamu mencoba untuk meraih kepercayaannya;
    • Hindari hal hal yang berbau romantis.
    Sekali pun rasa suka kamu terasa meluap di dada, namun berusahalah agar jangan sampai kamu lepas kendali lantas menggoda atau merayu nya. 
    Tentu saja ini bukan hal yang mudah bagi kamu, apabila persahabatan di antara kamu ini sudah semakin intim.  Namun jika setiap kali timbul rasa itu, ingatlah bahwa kamu hanya memiliki dua pilihan, menjadi sahabatnya atau tidak sama sekali.
    •  Habiskan waktu  bersama.
    Pujian dan bantuan  yang rutin mungkin belumlah cukup untuk memikat kepercayaannya. Sebab itu, luangkan lah waktu yang cukup  untuk mengobrol dan mendengarkan cerita ceritanya.  Dengan begitu,  rasa percaya nya terhadap kamu akan   semakin dalam.
    • Ciptakan untuknya rasa nyaman.
    Pastikan kamu  selalu ada di sisinya di saat dia mengalami masalah hidup yang sulit. Sekali pun masalahnya menyangkut hubungan cintanya dengan kekasihnya.  Terlepas dari perasaanmu kepadanya, tetaplah bersedia untuk memberikan dukungan yang tulus. Ingatlah bahwa dia membutuhkan kamu untuk menjadi sahabatnya pada momen momen tersebut. 
    • Bersedia menjadi pendengar yang baik.
    Untuk memikat kepercayaannya, kamu mesti bersedia mendengarkan apa pun keluh kesah tentang  permasalahan hidupnya.  
    Dalam tahap ini, yang perlu kamu lakukan adalah diam dan fokus dalam mendengarkan ceritanya.  Jangan sekali kali memotong pembicaraan nya, karena pada akhirnya dia akan memberimu kesempatan untuk menyampaikan pendapatmu.
    • Berbagilah dengannya cerita mengenai hidupmu.
    Cara yang paling sederhana untuk membangun kedekatan emosional yang lebih intens dengannya adalah dengan mencoba berbagi cerita mengenai hal hal yang terjadi dalam kehidupan-mu. 
    Sebab untuk membangun kepercayaan,  dibutuhkan kontrak tidak tertulis antara dua pihak yang terlibat di dalam hubungan tersebut.

    3. Tunjukkan Perasaanmu.
    Tahap ini merupakan final dari segala usahamu untuk memikat hatinya. Namun perlu saya ingatkan bahwa pada tahap terakhir ini kamu harus ekstra hati hati dalam mengutarakan isi hatimu.  Lebih dari itu, bersedialah menerima segala konsekuensi yang bisa saja tidak sesuai dengan apa yang kamu harapkan.

    Saat mengutarakan perasaan kamu, pastikan kamu selalu bersikap sopan, dan tidak terlalu memaksa atau pun berbicara kasar kepadanya.
    Pakailah kata kata yang tidak membuatnya merasa dituduh, semisal " kamu telah membuat saya merasa mengkhianati pertemanan kita.". 

    Ingatlah fakta bahwa dia sudah memiliki kekasih. Jadi, jika kamu berlagak seakan lebih layak untuk nya, maka sebenarnya cara kamu tersebut telah menempatkannya di posisi yang sulit.  Sebab seberapa layaknya kamu, tentu dia juga memiliki impian dan harapan sendiri.

    Pandai pandailah membaca situasi atau gelagat nya, ketika mengutarakan isi hatimu.  
    Apabila dia sengaja mengalihkan arah  pembicaraan, kemungkinan besar  dia tidak mau menerima cintamu.

    Walau selama ini kamu sudah relakan waktu dan energi mu  untuk memberinya dukungan, perhatian, dan bantuan, namun jika pada akhirnya dia tetap lebih memilih menghargai komitmen yang sudah dia buat untuk  kekasihnya, maka sebaiknya  hargai  batasan dan keputusannya.
    Lagi pula kamu seharusnya paham, jika perasaanmu sebenarnya berada di "area terlarang". 

    Jika memang harapan dan impian kamu tidak berakhir manis, maka tahap selanjutnya adalah pergilah!
    Ciptakan-lah  jarak yang  sehat dengan-nya untuk melanjutkan hidupmu. 

    Good Luck......



    ©2018 Jurnal Beta


    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Komentar di sini

    Post Top Ad

    Your Ad Spot

    Pages