Dalam sebuah hubungan, cinta saja tidak cukup!
Cinta bisa menjadi kreator utama suatu hubungan terbentuk, tetapi semakin lama dalam hubungan itu, cinta akan semakin terasa asing, bahkan dan tak lagi memiliki efek sekuat semula.
Banyak hubungan yang hanya didasarkan pada perasaan cinta semata, pada waktu waktu tertentu, mengalami kegagalan. Sebab itu, Hubungan yang kuat dan bertahan lama, butuh faktor pendukung lain, selain cinta.
Pada artikel ini, kamu akan mempelajari elemen elemen penting yang kamu butuhkan dalam suatu hubungan, jika kamu ingin memiliki hubungan yang sehat, stabil, dan bertahan sampai maut memisahkan.
Respek
Sama halnya cinta yang menggebu pada awal hubungan, rasa hormat juga demikian. Seiring waktu, dan semakin dalam mengenal satu sama lain, perasaan awal yang membara, tak terkecuali respek, mulai memudar dan tidak lagi berlaku di dalam hubungan.
Ketiadaan rasa hormat satu sama lain akan menjadikan sebuah hubungan tidak memiliki keseimbangan.
Hubungan yang tidak lagi normal seperti ini, tentu sangat membosankan. Kebanyakan pasangan yang tidak dihormati, atau dilecehkan harga dirinya, akan merasa hubungan itu seperti di neraka. Dengan demikian, siapa pun bisa memprediksi kisah selanjutnya dari suatu hubungan tanpa adanya respek.
Kepastian
Pada poin yang satu ini, kita beranjak dari pengalaman penulis sendiri...🙈
Saya pernah memiliki beberapa hubungan yang berakhir dengan dilema yang sama; ketidak-pastian.
Dari pengalaman ini, saya akhirnya memahami satu hal; bahwa wanita pada umumnya, sangat takut dengan umur.
Mereka beranggapan bahwa, semakin bertambah usia, semakin mereka diperhadapkan dengan kesulitan mendapatkan pasangan. Karena itu, wanita tidak suka "digantung".
Dalam menjalin hubungan, salah satu elemen yang tidak kalah penting adalah adanya kepastian. Hal itu akan membuat suatu hubungan terasa hidup dan bergairah.
Kepastian di sini berarti, adanya tujuan hubungan ke depan yang jelas; semisal, rencana menikah, membangun rumah sebagai tempat berbagi masa depan bersama, dll.
Kebahagiaan
Hubungan yang bahagia, adalah hubungan yang dibangun oleh sepasang manusia yang sudah bahagia sebelumnya, atau semasa sendiri.
Apabila pribadi kamu tidak bahagia, jangan beranggapan bahwa kamu akan mendapatkan kebahagiaan setelah menjalin hubungan dengan seseorang. Kamu sangat keliru.!
Banyak hubungan yang semakin lama semakin "miskin" sumber kebahagiaan karena pemikiran serupa ini; menggantungkan kebahagiaan dirinya pada orang lain.
Dalam konsep kebahagiaan, kamu tidak seharusnya meniru sifat benalu. Karena jika demikian, pada akhirnya hubungan kamu akan berubah menjadi lebih mirip vampir; saling menyedot kebahagiaan.
Posisi Kamu
Dalam menjalin hubungan, kamu harus tau pasti posisi atau arti diri-mu di mata pasangan. Dengan kata lain, kamu setidaknya harus menjadi prioritas utama, atau orang nomor 1 dari apa pun dalam kehidupan pasangan kamu tersebut.
Jika tidak, maka saya pastikan kamu sementara berada dalam suatu hubungan yang tidak sehat.
Jadi, andai sementara ini kamu berada dalam sebuah hubungan yang di dalamnya kamu tidak menemukan salah satu atau beberapa elemen di atas, saya sarankan untuk tinggalkan hubungan itu.
Kamu tidak akan bisa membangun hubungan hanya dari satu sisi, sementara pasangan-mu yang seharusnya membangun sisi lainnya justru hanya bertindak sebagai penonton.
©2020 Elangmutis.com


Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Komentar di sini